Tahukah Kamu?

Kerancuan Jalan Pikiran Hizbut Tahrir: Perang Dan Negara

Perang dan Negara

Sungguh, akan jauh dari kebenaran, yaitu mereka yang berpendapat untuk mencari cara mendirikan negara dalam hukum-hukum jihad, dan mereka yang mengadopsi cara perang untuk mendirikannya. Sebab Rasulullah saw tidak pernah melakukan peperangan sama sekali sebelum berdirinya negara, yakni Nabi saw tidak menjadikan perang sebagai cara untuk mendirikan negara, bahkan Nabi saw melarang hal itu dengan sangat keras.

Disebutkan dalam Shahīh Al-Bukhāri dari Khabbab bin Al-Arat yang berkata: “Kami pernah mengadu kepada Rasulullah saw, ketika itu beliau sedang berada di bawah naungan Ka’bah dengan berbantalkan kain selimut beliau. Kami berkata: Apakah tidak sebaiknya Engkau memohonkan pertolongan buat kami? Apakah tidak sebaiknya engkau berdo’a memohon kepada Allah untuk kami?”

Beliau bersabda: “Dahulu ada seorang laki-laki dari ummat sebelum kalian, dibuatkan lubang di tanah untuknya lalu ia dimasukkan di dalamnya, lalu diambilkan gergaji, kemudian gergaji itu diletakkan di kepalanya lalu ia dibelah menjadi dua, namun hal itu tidak menghalanginya dari agamanya. Dan adalagi yang disisir dengan sisir dari besi mengenai tulang dan urat di bawah dagingnya, namun hal itu tidak menghalanginya dari agamanya. Demi Allah, sungguh urusan (Islam) ini akan sempurna sehingga orang yang mengendarai unta berjalan dari Shan’a ke Hadlramaut, tidak ada yang ditakutinya melainkan Allah, atau terhadap serigala atas kambing-kambingnya, akan tetapi kalian sangat tergesa-gesa.”

Juga disebutkan dalam Tafsīr Ibnu Katsīr dari Ibnu Abbas bahwa Abdul Rahman bin Auf dan para sahabatnya datang kepada Nabi saw di Makkah dan berkata: wahai Rasulullah, kami dahulu berada dalam kemuliaan padahal kami orang-orang musyrik, kemudian tatkala kami beriman kami menjadi hina. Beliau bersabda: “Sesungguhnya aku diperintahkan untuk memberi maaf, maka janganlah memerangi mereka.”

Sumber: http://hizbut-tahrir.or.id/2016/05/08/cara-yang-sariy-untuk-mendirikan-khilafah/

Sekarang terlihat jelas mengapa Hizbut Tahrir menolak Daulah Islamiyyah pimpinan Al Bagdadi. Menurutnya, Al Bagdadi dkk. “mencari cara mendirikan negara dalam hukum-hukum jihad, dan mereka mengadopsi cara perang untuk mendirikannya. Sebab Rasulullah saw tidak pernah melakukan peperangan sama sekali sebelum berdirinya negara.”

Sebelum mengomentari pendapat Hizbut Tahrir tersebut Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s