Jalan Allah · Pidato

“MAKA TUNGGULAH! SUNGGUH, KAMI JUGA MENUNGGU BERSAMA KALIAN”

Segala puji bagi Allah, kami memuji Nya, meminta pertolongan dan ampunan kepada Nya, dan kami memohon perlindungan dari keburukan jiwa kami dan kejelekan amalan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Barangsiapa yang disesatkan oleh-Nya, pun tidak ada yang bisa memberi petunjuk dan aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan tidak ada sekutu bagi-Nya serta aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.

Allah ta’ala berfirman di Surah At-Taubah:52

قُلْ هَلْ تَرَبَّصُونَ بِنَا إِلَّا إِحْدَى الْحُسْنَيَيْنِ ۖ وَنَحْنُ نَتَرَبَّصُ بِكُمْ أَنْ يُصِيبَكُمُ اللَّهُ بِعَذَابٍ مِنْ عِنْدِهِ أَوْ بِأَيْدِينَا ۖ فَتَرَبَّصُوا إِنَّا مَعَكُمْ مُتَرَبِّصُونَ

Katakanlah: “tidaklah kalian menantikan perihal kami, melainkan salah satu dari dua kebaikan. Dan Kami menanti perihal kalian berupa ditimpakannya azab (yang besar) dari Allah atau melalui tangan-tangan kami. Maka tunggulah, sungguh kami juga bersama kalian.”

Wahai kaum muslimin!
Sesungguhnya kita berperang sebagai wujud ketaatan kepada Allah juga untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kita berperang karena Allah Subhanahu memerintahkan kita untuk berperang dan mencintainya dan menjadikannya sebagai sarana paling baik untuk sampai kepada-Nya. Sehingga kami memuji Allah yang telah memerintahkan kita untuk berperang. Demikian pula Dia
yang menjanjikan kita satu dari dua kebaikan (kemenangan atau syahid), tapi Dia tidak membebani kita untuk memperoleh kemenangan.

Allah Ta’ala berfirman:

فَلْيُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يَشْرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالْآخِرَةِ ۚ وَمَنْ يُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيُقْتَلْ أَوْ يَغْلِبْ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.
Surah An-Nisa:74

Sungguh, kewajiban kita hanyalah berperang dan bersabar. Adapun kemenangan adalah urusan Allah. Oleh karena itu jangan sampai berkumpulnya semua golingan kafir membuat kita takut atau mengendorkan semangat kita, karena kita selalu menang di setiap keadaan dengan kemampuan Allah dan kekuatan-Nya.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ ۚ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ ۖ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ ۚ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ ۚ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.
Surah At-Taubah:111

Dan Allah berfirman:

وَأُخْرَىٰ لَمْ تَقْدِرُوا عَلَيْهَا قَدْ أَحَاطَ اللَّهُ بِهَا ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرًا
وَلَوْ قَاتَلَكُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوَلَّوُا الْأَدْبَارَ ثُمَّ لَا يَجِدُونَ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا
سُنَّةَ اللَّهِ الَّتِي قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلُ ۖ وَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّةِ اللَّهِ تَبْدِيلًا

Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong.
Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.

Surah Al-Fath:21-23

Jika kita teguh di hadapan pasukan seluruh dunia serta kita perangi bala tentaranya lalu kita menang, maka itu bukan hal ajaib karena itu adalah janji Allah untuk kita.

وَأُخْرَىٰ تُحِبُّونَهَا ۖ نَصْرٌ مِنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.
Surah As-Saff:13

Sementara jika banyak dari kita yang terbunuh dan terluka serta bertambah beratnya musibah dan bencana, maka itu juga bukan hal aneh karena itu juga janji Allah untuk kita, bahkan ujian adalah takdir yang sudah ditetapkan.

Allah Ta’ala berfirman:

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: Bilakah datangnya pertolongan Allah? Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
Surah Al-Baqarah:214

Dan dari Khobab Radhiallahu ‘anhu berkata:
“Kami mengadu kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau dalam keadaan berbaring dan kepalanya berbantalkan bajunya di dekat Ka’bah. maka kami katakan: tidakkah engkau memintakan pertolongan untuk kami? tidakkah engkau mendoakan untuk kami? Maka Beliau bersabda: Sungguh pada masa sebelum kalian ada seorang lelaki yang ditangkap dan digalikan lubang untuknya kemudian dia dikubur hidup-hidup di dalamnya dan selain itu ada yang didatangkan gergaji maka gergaji itu diletakkan di atas kepalanya kemudian tubuhnya dibelah menjadi dua dan lelaki lainnya disisir dengan sisir yang terbuat dari besi yang menyayat daging dan tulangnya tapi itu semua tidak menghalanginya dari Diennya. Demi Allah perkara (Dien) ini akan sempurna sampai akhirnya para musafir berjalan dari Shan’a ke Hadramawt tidak takut kecuali kepada Allah dan serigala atas domba-dombanya akan tetapi kalian tergesa-gesa.

Wahai kaum Muslimin!
jangan kalian heran atas berkoalisinya semua negara kafir dengan berbagai sektenya terhadap Daulah Islamiyyah karena ini adalah keadaan Thaifah Manshurah di setiap zaman, dan koalisi ini akan terus berlanjut dan fitnah akan semakin dahsyat sampai akhirnya terbelahnya dua kubu. Maka tidak tersisa lagi di kelompok ini seorang munafiq dan juga tidak tersisa di kelompok itu seorang mukmin. Kemudian yakinlah kalian bahwa Allah akan menolong hamba-hambaNya yang beriman.
Bergembiralah! dan tenanglah!
Sungguh Daulah kalian masih dalam keadaan baik dan setiap bertambahnya persekongkolan bangsa-bangsa atasnya maka ia akan semakin bertambah yakin akan pertolongan Allah dan ia di atas jalan yang lurus dan setiap kali ujian bertambah serta setiap kali munafiqin dan para penyeru kesesatan merebak maka barisannya bertambah murni, bertambah kuat dan teguh.

Wahai kaum muslimin!
Sungguh peperangan pada hari ini bukan hanya sekedar agresi Salibis belaka, akan tetapi ini adalah peperangan habis-habisan antara semua sekte kekafiran melawan ummat Islam dan ini tidak pernah terjadi sebelumnya pada sejarah ummat kita yaitu berkumpulnya seluruh dunia untuk melawannya di satu peperangan sebagaimana yang terjadi pada saat ini. Sungguh ini adalah peperangan antara semua orang kafir melawan semua kaum muslimin dan sungguh setiap muslim terbebani dengan perang ini, terbebani dengan perintah Allah, dengan melaksanakan kewajiban jihad di jalan Allah.
Jika dia melaksankan itu maka baginya suatu kebaikan, keselamatan, kemenangan, mendekatkan kepada Allah serta mendapatkan ridhaNya. Tapi jika dia bermaksiat maka baginya keburukan, kebinasaan dan kerugian dan kembali dengan kemarahan Allah dan murkaNya.

Sungguh, setiap muslimin terbebani dengan perang ini untuk membela agama Allah dan Syariat-Nya dan menolong orang-orang yang lemah dari kalangan laki-laki, wanita dan anak-anak. Maka peperangan ini adalah peperangan bagi setiap muslim dan hendaknya dia menyelaminya untuk membela agamanya, jiwanya, hartanya, kehormatannya serta kemuliaannya.
Maka bersiap-siaplah untuk menghadapi peperangan kalian wahai kaum muslimin di semua tempat. Bersiap-siaplah dan kalian yakin akan pertolongan Allah. Bersiap-siaplah dan jangan merasa rendah serta jangan bersedih. Sungguh, Rabbi kalian telah berkata kepada kalian tentang kuffar.

لَأَنْتُمْ أَشَدُّ رَهْبَةً فِي صُدُورِهِمْ مِنَ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَفْقَهُونَ
لَا يُقَاتِلُونَكُمْ جَمِيعًا إِلَّا فِي قُرًى مُحَصَّنَةٍ أَوْ مِنْ وَرَاءِ جُدُرٍ ۚ بَأْسُهُمْ بَيْنَهُمْ شَدِيدٌ ۚ تَحْسَبُهُمْ جَمِيعًا وَقُلُوبُهُمْ شَتَّىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْقِلُونَ

Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti.
Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti.

Surah Al-Hasyr,59:13-14

Dan Allah Maha Benar dan inilah mereka Salibis Nasrani dan semua sekte kuffar bersama mereka dan di belakang mereka adalah Yahudi. Mereka tidak berani datang ke darat untuk memerangi sekelompok kecil dari Mujahidin dan semua saling mendorong temannya untuk terlibat. Mereka tidak berani untuk datang karena hati mereka dipenuhi rasa takut kepada Mujahidin, karena mereka dengan izin Allah telah mengambil pelajaran di Afghanistan dan Iraq dan mereka tahu bahwa tidak ada kekuatan bagi mereka untuk memerangi mujahidin. Mereka tidak berani untuk datang karena mereka mengetahui dengan yakin apa yang menanti mereka berupa bencana dan mala petaka di Syam, Iraq, Libya, Afghanistan, Sayna’, Afrika, Yaman dan Somalia. Mereka tahu apa yang menanti mereka di Dabiq dan Ghouthah berupa kekalahan, kebinasaan dan kehancuran. Mereka tahu bahwa itu adalah peperangan terakhir dan setelahnya dengan izin Allah kitalah yang akan memerangi mereka dan bukan mereka yang memerangi kita dan Islam akan menguasai dunia sekali lagi dan sampai hari kiamat.

Oleh karena itu mereka mengundur-undur kedatangan mereka untuk turun ke darat sekuat tenaga mereka dan terus bekerja dengan keras untuk mengumpulkan tambahan ekor-ekor dan antek mereka dari kalangan Shohawat, murtaddin dan atheis kurdi dan gerombolan hewan-hewan ternak Rofidhoh dan Amerika serta sekutunya masih saja bermimpi untuk bisa melenyapkan Khilafah melalui perpanjangan tangannya dan antek-anteknya dan setiap kali sekutu mereka gagal atau ekor mereka terpotong. Mereka bersegera untuk membuat yang lainnya sampai akhirnya pada akhir-akhir ini mereka mengumumkan Koalisi Saluliyyah yang menggunakan label Islam secara dusta dan menipu dan mereka telah mengumumkan bahwa tujuan mereka adalah memerangi Khilafah.

Dan seandainya saja koalisi mereka adalah Koalisi Islam, pasti mereka akan mengumumkan pertolongannya untuk Penduduk Syam yang lemah dan yang teruji dengan musibah besar dan mengumumkan peperangannya terhadap Nusairiyyah dan tuan-tuan mereka yaitu Rusia dan seandainya saja koalisi itu adalah Islamiyyah, Pasti akan mengumumkan peperangannya terhadap Rofidhoh Musyrikin dan atheis-atheis kurdi di Iraq yang menghalalkan pembunuhan Ahlu Sunnah dan pengusiran mereka dan membuat kerusakan di negeri mereka dan seandainya saja itu adalah koalisi Islam pasti Cina komunis tidak akan menyokongnya dan meminta masuk kedalamnya dan seandainya saja itu adalah koalisi Islamiyyah pasti akan mengumumkan berlepas dirinya dari tuan-tuan mereka (para Yahudi dan Salibis) dan menjadikan tujuannya adalah membunuh Yahudi dan membebaskan Palestina.
Ya, Palesina. yang mana Yahudi mengira bahwa kita melupakannya, dan mereka mengira bahwa mereka memalingkan kita darinya, itu tidak akan terjadi wahai Yahudi. Kami tidak pernah melupakan Palestina meski cuma sejenak dan dengan izin Allah kami tidak akan melupakannya dan sebentar lagi dengan izin Allah kalian akan mendengar derap kaki mujahidin dan pasukannya akan mengepung kalian (Yahudi). Pada hari yang kalian pandang itu jauh sedangkan kami melihatnya sangat dekat dan inilah kami semakin mendekati kalian hari demi hari. Sungguh kalian akan mengalami bencana yang besar. Kalian tidak akan merasakan nyaman selama-lamanya di Palestina wahai Yahudi dan Palestina tidak akan menjadi negeri kalian dan tempat tinggal kalian. Palestina tidak akan menjadi kecuali kuburan bagi kalian dan tidaklah Allah mengumpulkan kalian di dalamnya kecuali supaya kaum muslimin membunuh kalian di dalamnya sampai kalian bersembunyi di balik batu dan pohon. Dan kalian telah mengetahui itu dengan baik..
Maka tunggulah, sungguh kami juga menunggu bersama kalian.

Wahai kaum Muslimin!
Iembalilah kepada kitab Rabbi kalian Azza wa jalla dan Sunnah Nabi kalian supaya kalian tahu hakikat dari peperangan ini dan hakikat dari Koalisi Yahudi Salibis Shofawi ini yang dipimpin oleh Amerika dan direncanakan oleh Yahudi dan supaya kalian tahu hakikat dari mereka yang berdiri di dalam kubunya, barisannya dan paritnya.
Sungguh, Rabbi kalian azza wa jalla telah berkata kepada kalian:

وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar). Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.
Surah Al-Baqarah:120

Allah pun berfirman lagi:

وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّىٰ يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا ۚ

Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup….
Surah Al-Baqarah,2:217

Dan Allah berfirman:

إِنْ يَثْقَفُوكُمْ يَكُونُوا لَكُمْ أَعْدَاءً وَيَبْسُطُوا إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ وَأَلْسِنَتَهُمْ بِالسُّوءِ وَوَدُّوا لَوْ تَكْفُرُونَ

Jika mereka menangkap kamu, niscaya mereka bertindak sebagai musuh bagimu dan melepaskan tangan dan lidah mereka kepadamu dengan menyakiti(mu); dan mereka ingin supaya kamu (kembali) kafir.
Surah Al-Mumtahanah:2

Dan Allah berfirman:

لَا يَرْقُبُونَ فِي مُؤْمِنٍ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُعْتَدُونَ

Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
Surah At-Taubah:10

Dan Allah berfirman:

ْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ

Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
Surah Ali ‘Imran:118

Dan Allah berfirman:

إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا ۖ وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.
Surah Ali ‘Imran:120

Dan Allah befirman:

مَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَلَا الْمُشْرِكِينَ أَنْ يُنَزَّلَ عَلَيْكُمْ مِنْ خَيْرٍ مِنْ رَبِّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Surah Al-Baqarah:105

Kemudian setelah semua ini masih saja ada sebagian kaum muslimin yang ragu bahwa ini adalah peperangan terhadap kaum muslimin. Masih saja sebagian kaum muslimin mengira berkoalisinya semua sekte kekafiran adalah peperangan terhadap Daulah Islamiyyah dan bukan peperangan terhadap syariat Allah dan ummat Muhammad. Kesesatan macam apa yang diderita orang yang meyakini hal ini, dan di atas agama apa mereka yang kini berada dalam satu parit bersama koalisi kafir dalam melawan Daulah Islamiyyah? dan berada dalam agama apa mereka yang menyemangati manusia untuk memerangi Daulah Islamiyyah siang dan malam? dan menyeru untuk memeranginya bahkan menjadikannya hal prioritas yang harus diperangi sementara ia (Daulah) berdiri di posisi ini sendirian memerangi kaum kuffar seluruhnya.

Wahai kaum Muslimin!
Hendaklah kalian tahu bahwa Daulah Islamiyyah sejak awal didirikannya pada sepuluh tahun yang lalu hingga hari ini dia adalah ujung tombak dalam peperangan antara kubu iman dan kubu kafir. Bahkan ia adalah tiang dari kubu ini serta pondasinya. Dan karena musuh-musuh Allah memahaminya dengan baik, maka berkumpulah semua kekuatan kuffar dan Murtadin di seluruh dunia dan mereka semua setuju untuk memerangi Daulah Islamiyyah dan berusaha siang dan malam untuk melemahkan dan melenyapkannya dengan berbagai semua sarana dan berbagai macam jalan. Dan sesungguhnya berkoalisinya mereka ini menjadi bukti bahwa Daulah Islamiyyah adalah tiang bagi kubu iman dan menjadi ujung tombak bukti yang lebih jelas, seperti jelasnya matahari di siang bolong. Dan itu bukan hal yang rahasia bahkan bagi orang-orang tua dan anak kecil dan tidak ada yang mengingkarinya kecuali mereka yang meragukan kebenaran dan membangkang.

Wahai kaum Muslimin! Sungguh ikut serta dalam peperangan ini adalah wajib bagi setiap muslim dan tidak ada yang mendapat udzur satupun dalam masalah ini. Sungguh kami meminta kalian untuk berangkat perang di semua tempat dan kami khususkan putra-putra Negeri Haramain. Maka berangkatlah baik dalam keadaan ringan maupun berat, tua maupun muda. Bangkitlah wahai cucu-cucu Muhajirin dan Anshar. Bangkitlah dan seranglah Alu Salul para Thaghut dan murtadin. Dan tolonglah saudara kalian di Syam, Iraq dan Yaman dan Afghanistan, Kaukasus, Mesir, Libya, Somalia dan Filipina, Afrika, Indonesia, Turkistan, Bangladesh dan di semua tempat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمُ انْفِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الْأَرْضِ ۚ أَرَضِيتُمْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنَ الْآخِرَةِ ۚ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا قَلِيلٌ

Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.
Surah At-Taubah:38

Dan Allah Subhanah berfirman:

انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
Surah At-Taubah,9:41

Wahai Junud Daulah Islamiyyah!
Bersabarlah! Sungguh, kalian berada di atas kebenaran. Bersabarlah! Sungguh, Allah besama kalian. Dia adalah pelindung kalian dan Dialah penolong kalian. Dialah sebaik-baik pelindung dan penolong. Bersabarlah karena ini adalah peperangan Ahzab yang baru dan itu sebentar lagi dengan izin Allah tenda-tenda mereka akan dicabut dan panci-panci mereka akan tumpah dan Allah akan mengalahkan mereka. Setelah itu kitalah yang akan memerangi mereka dan bukan mereka yang memerangi kita.
Maka teguhlah dan yakinlah akan pertolongan Allah dan sesungguhnya koalisi terhadap kalian dan goncangan ini merupakan janji Allah untuk kaum Mu’minin. Sungguh, Allah telah menjanjikan para hambaNya yang bertaqwa dengan kemenangan setelah malapetaka, kesengsaraan dan goncangan.

Allah ta’ala berfirman:

وَلَمَّا رَأَى الْمُؤْمِنُونَ الْأَحْزَابَ قَالُوا هَٰذَا مَا وَعَدَنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَصَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ ۚ وَمَا زَادَهُمْ إِلَّا إِيمَانًا وَتَسْلِيمًا

Dan tatkala orang-orang mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata: Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita. Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan.
Surah Al-Ahzab:22

Sungguh, kaum Mukminin telah bergembira pada hari perang Ahzab karena dekatnya kemenangan ketika mereka melihat (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum mereka berupa kekerasan dan ujian. Maka ujian pasti akan semakin berat dan cobaan terus bertambah sampai kemunafikan terbuang jauh dan iman tertancap kokoh. Supaya datang kemenangan dan Allah Tabaraka wa ta’ala telah menolong kita sejak 10 tahun, sejak hari awal kita umukan Daulah Islam.
Kemudian datanglah cobaan kepada kita sehingga fitnah terus bergejolak dan ujian semakin besar, sampai-sampai Daulah Islamiyyah terkepung di berbagai daerah yang telah ditaklukannya dan dikuasainya. Bumi telah menjadi sempit bagi kita, padahal bumi itu luas.
Sehingga musuh-musuh Daulah Islamiyyah mengira bahwa mereka berhasil melenyapkannya dan bahkan orang-orang munafiq dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata: “Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipu daya”.
dan sehingga Mujahidin yang sabar lagi beriman berkata: kapan datangnya pertolongan Allah? Maka ketika mereka teguh dan sabar dan Allah mengetahui mana orang-orang beriman dan mana orang-orang munafiq, turunlah pertolongan Allah lebih dekat dan lebih cepat dari yang disangka-sangka orang-orang beriman. Dan atas karunia Allah Daulah Islamiyyah lebih kuat dari sebelumnya berkali-kali lipat.
Maka teguhlah wahai Mujahidin dan tidaklah di depan kalian kecuali salah satu dari dua kebaikan, entah menang atau mati Syahid. Dan tidak ada kebaikan bagi kehidupan kita jika kita tidak hidup di bawah hukum Allah dan di bawah naungan SyariatNya. Betapa nikmatnya kematian dalam menolong agama Allah serta membela syariat dan hukum-Nya.
Teguhlah! maka entah hidup dengan mulia atau terbunuh dalam keadaan bahagia dan mendapatkan kemuliaan syahadah.
Zuhudlah dalam urusan dunia dan datanglah menuju Allah. Dunia adalah fana dan apa yang di sisi Allah lebih baik dan kekal
Campakkanlah kemaksiatan! jauhilah kedzaliman!
Dan taatilah amir kalian! Jangan berbantah-bantahan!
Perbanyaklah membaca Quran! Perbanyaklah taubat dan Istighfar!
Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.
dan jika kalian berhadapan dengan musuh-musuh Allah, maka mintalah tolong kepada Allah dan teguhlah dan selalu ucapkan “Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billah”. Bersabarlah maka Allah akan menolong kalian dan meneguhkan langkah kalian dan memberi penaklukan bagi kalian dari arah yang tidak kalian sangka-sangka.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ ۖ وَاصْبِرُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.
Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

Surah Al-Anfal:45-6

Sungguh wasiatku kepada kalian:
keluarkan saudara kita yang tertawan di semua tempat dan khususnya para penuntut ilmu di jeruji besi penjara Thawaghit. Bersabarlah wahai saudara kami yang tertawan, jangan kamu kira kami hidup dengan nyaman sampai kami bisa mengeluaran kalian semua dengan kemampuan Allah dan kekuatanNya.
Dan kami katakan kepada Yahudi, Salibis dan antek-antek serta kelompok mereka kepada Amerika, Eropa, Rusia dan sekutu-sekutu mereka serta antek mereka dari kalangan Rofidhoh dan murtadin dengan berbagai jenisnya dan kebangsaannya.
Katakanlah: “tidak ada yang kamu tunggu-tunggu perihal kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan. Dan Kami menunggu-nunggu bagi kalian bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya. Maka tunggulah, sungguh kami juga menunggu bersama kalian.
Sungguh Rabbi kita yang Maha Mengetahui dan Bijaksana berkata kepada kita:
Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan.
Sungguh Rabbi kita yang Maha Perkasa dan Maha mengetahui berkata kepada kita:
Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah). Kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong. Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.
Maka tunggulah saat itu wahai kuffar dan murtadun!
Maka tunggulah, sungguh kami juga menunggu bersama kalian.
Sungguh, Rabbi kita yang Maha Kuat dan Perkasa berkata kepada kita:
Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.
dan Sungguh, Rabbi kita Yang Maha Besar dan Maha Agung berkata kepada kita:
Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul, (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan. Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang.

Sungguh Rabbu kita Tabaraka wa ta’ala menjanjikan kepada kita salah satu dari dua kebaikan, menjanjikan kita dengan pertolongan dan kemenangan, menjanjikan untuk kalian wahai kuffar dengan adzab dariNya atau melalui tangan kami dan menjanjikan kalian dengan kehinaan dan kekalahan. Allah tidak akan menyelisihi janjiNya. Maha Suci Allah.
Sungguh kami menjanjikan kalian dengan izin Allah bahwa siapa saja yang ikut serta dalam memerangi Daulah Islamiyyah akan membayar harga mahal dengan izin Allah dan dia pasti akan menyesal.
Maka tunggulah wahai Amerika!
Tunggulah wahai Eropa!
Tunggulah wahai Rusia!
Tunggulah wahai Rofidhoh!
Nantilah wahai Murtaddun!
Nantilah wahai Yahudi!
Maka tunggulah! Sungguh, kami juga menunggu bersama kalian.
Ya Allah yang menurunkan Kitab, yang menggerakan awan, yang mengalahkan pasukan Ahzab. Kalahkan dan goncanglah mereka. Jalahkan mereka dan tolonglah kami atas mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s