Jalan Allah · Tahukah Kamu?

Memahami Ayat-Ayat Yang Terlihat Kontradiksi 3: Bunuh Diri

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.
An Nisa:29

Ayat ini menegaskan bunuh diri dilarang. Di ayat lain Allah berbicara tentang bunuh diri demikian:

وَلَوْ أَنَّا كَتَبْنَا عَلَيْهِمْ أَنِ اقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ أَوِ اخْرُجُوا مِنْ دِيَارِكُمْ مَا فَعَلُوهُ إِلَّا قَلِيلٌ مِنْهُمْ ۖ وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُوا مَا يُوعَظُونَ بِهِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ وَأَشَدَّ تَثْبِيتًا

Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: “ Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu”, niscaya mereka tidak akan melakukannya kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan apa yang diajarkan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),
An Nisa:66

Pertanyaannya, sebenarnya bunuh diri itu boleh atau tidak. Kalau boleh, bunuh diri bagaimana yang dimaksud? Kalau dilarang, bunuh diri seperti apa yang dilarang? Dalam postingan kali ini saya akan mencari jawaban atas pertanyaan tersebut.

Bunuh diri secara umum dilarang, sebagaimana halnya daging babi yang diharamkan secara umum. Dalam situasi darurat, seorang muslim dibolehkan memakan daging babi yang jelas-jelas diharamkan.
Membunuh diri karena keputus asaan, kekecewaan tidak diragukan lagi merupakan tindakan sesat yang hanya dilakukan oleh mereka yang tidak beriman kepada Allah.

قَالَ وَمَنْ يَقْنَطُ مِنْ رَحْمَةِ رَبِّهِ إِلَّا الضَّالُّونَ

Ibrahim berkata: “Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat.”

فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَفْسَكَ عَلَىٰ آثَارِهِمْ إِنْ لَمْ يُؤْمِنُوا بِهَٰذَا الْحَدِيثِ أَسَفًا

Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini.
Alkahfi:6

Apakah Istisyhad Bunuh diri yang diperbolehkan?

Sesuatu yang dilarang dalam kondisi tertentu dimaafkan atau diperbolehkan. Nah, apakah bunuh diri yang dimaksud dalam ayat di surah alkahfi adalah bom bunuh diri atau operasi istisyhad?
Pertanyaan ini sudah ada di benak saya sudah lama dan hari ini saya fokuskan untuk menjawab masalah ini.

Ada yang berpendapat mereka yang melakukan bom bunuh diri menyimpang dari essensi ajaran agama. Para pelaku bom bunuh diri menurut mereka bukan mati syahid, tapi mati sangit. Mereka merujuk pada keumuman ayat An Nisa:29

Menurut saya, mereka berpandangan seperti itu karena mereka bukan mujahid dan tidak memahami medan jihad yang riel. Mereka hanya cuma bisa duduk diam melihat ummat dizalimi oleh kekuatan yang sangat modern di bidang peralatan tempur.
Seharusnya mereka mencari tahu mengapa mereka berbuat begitu dan menimbang apakah tindakan mereka termasuk kategori darurat yang dibenarkan?

Sejauh pengetahuan saya, operasi Istisyhad adalah satu-satunya metode effektif yang dipunyai mujahidin. Mereka tidak punya pesawat tempur yang menjatuhkan bom atau memiliki peralatan canggih yang mampu mengantarkan rudal dari jarak jauh. Yang mereka bisa lakukan saat ini ialah mengantar bom ke tengah-tengah musuh seorang diri secara tradisional dengan resiko yang sangat besar berupa kematian dirinya.
Lain ceritanya jika keadaannya dibalik: mujahidin yang punya segala peralatan perang canggih, maka operasi istisyhad atau bom bunuh diri menjadi tidak dibutuhkan bahkan  dilarang.

Dalam situasi seperti inilah korelasi ayat bunuh diri di surah 4:66
Di ayat-ayat selanjutnya, Allah bicara tentang perang. Ini menegaskan bahwa bunuh diri berkaitan dengan perang.

فَلْيُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يَشْرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالْآخِرَةِ ۚ وَمَنْ يُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيُقْتَلْ أَوْ يَغْلِبْ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah . Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.
An Nisa:74

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ ۚ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ ۖ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ ۚ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ ۚ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka . Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.
At Taubah:111

Kalimat:
“orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah”
atau:
“Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.”
adalah status pelaku bunuh diri.
Mereka yang menjual dirinya kepada Allah adalah orang yang mengorbankan dirinya di jalan Allah atau mereka yang menjadikan dirinya sebagai alat (abdi) untuk terlaksananya penegakkan agama Allah.

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ

Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah ; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.
AlBaqarah:207

Posted from WordPress for Android

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s