Tahukah Kamu?

Bisikan Cina: Belajar dari Kesalahan Injil

Seseorang bertanya kepada saya: Mengapa saya memakai contoh agama Kristen dalam membahas  dokumentasi hadis?

Saya hanya ingin mengajak pembaca untuk berkaca pada fakta sejarah; mengkajinya lalu tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang sama yang dilakukan oleh ummat terdahulu.

Itulah sebabnya saya mengambil contoh ajaran agama kristen.

Adalah sebuah fakta bahwa Almasih menyampaikan injil tentang kerajaan (agama) Allah. Juga sebuah fakta bahwa Injil Matius, Lukas dkk. bukanlah injil yang dulu disampailan oleh Almasih. Injil-injil itu muncul lama setelah kepergian Almasih. Dan faktanya, ummat yang mengaku pengikut Almasih sekarang berpegang pada injil yang empat, bukan injil yang dulu disampaikan oleh Almasih. Dan pada akhirnya……ummat kristen jauh dari inti ajaran Almasih itu sendiri. Itulah faktanya.

Sebagai hamba Allah yang ingin hidup lurus, selayaknya hati hati terhadap kitab (buku) karangan manusia. Perlu kita teliti dulu apakah kitab itu sesuai dengan buku agama ciptaan Allah (fithratullah).

Melalui tulisan ini saya hanya ingin mengingatkan kehati-hatian kita terhadap apa yang disebut hadis nabi, bukannya mengharamkan. Tolong dicatat ini. Yang pertama perkuat dulu pemahaman kita tentang fondasi bangunan agama yang benar menurut Allah sebelum melangkah jauh mempelajari hal hal yang furuiyyah (cabang). Setelah faham, dengan ayat ayat Al Quran, diharapkan kita bisa mengetahui mana hadis yang benar dan mana hadis yang palsu.

Kembali ke pokok bahasan, dalam tulisan saya berjudul “Dokumentasi Hadis: Bisikan Cina” saya memuat cerita soal Almasih. Bisa jadi Saudara berkata: itukan cuma rekayasa. Baiklah sekarang saya memberi contoh dengan bukti ayat Alkitab.

Perhatikan dua versi cerita berikut tentang kejadian yang sama, di tempat yang sama, orang yang sama.

Menurut cerita Markus:
Datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
dan memohon dengan sangat kepada-Nya: “Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup.”
Markus 5:22-23 (TB) 

Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: “Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.”
Lalu Yesus pun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
Matius 9:18-19 (TB) 
http://www.bibleforandroid.com/v/3900ca89d781

Terjadi perubahan redaksi antara ucapan Markus dan Matius yang 1. Tidak mengubah pesan Injil, yaitu: “tersungkurlah ia di depan kaki-Nya memohon dengan sangat” menjadi “menyembah Dia.” 2. Merubah pesan Injil, yaitu: “Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati.” menjadi “Anakku perempuan baru saja meninggal.”

Saudara bisa membaca kontradiksi cerita orang yang satu dengan yang lain tentang soal yang sama di sini

Perbedaan cerita dari segi redaksi dan materi terjadi sedikit demi sedikit sampai akhirnya pesan yang terkandung berubah dan bertolak belakang.
Ini membuktikan daya ingat manusia tidak gugr sa diandalkan.

Penghafal (hafiz) Al Quran)

Orang itu berkomentar: mungkin kamu todak percaya ada orang buta hafal Al Quran. Nah di sinilah salah satu keunikan dan mukjizat Al Quran. Kitab ini mendapat garansi dari Yang Empunya: terpelihara dalam memori manusia dan kalbu mukminin karena sifatnya yang mudah diingat.

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

إِنَّا ‪sesungguhnya Kami‬ نَحْنُ ‪Kami‬
نَزَّلْنَا ‪Kami menurunkan‬ ٱلذِّكْرَ ‪peringatan‬
وَإِنَّا ‪dan sesungguhnya Kami‬
لَهُۥ ‪baginya/kepadanya‬ لَحَٰفِظُونَ ‪penjaga/pemelihara‬

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

وَلَقَدْ ‪dan sesungguhnya‬ يَسَّرْنَا ‪telah Kami mudahkan‬
ٱلْقُرْءَانَ ‪Al-Qur’an‬
لِلذِّكْرِ ‪untuk peringatan‬
فَهَلْ ‪maka adakah‬
مِن ‪dari‬
مُّدَّكِرٍ ‪orang-orang yang mengingat?

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk peringatan, maka adakah orang yang ingat?
Surah Al-Qamar:17

Jaminan ini, terpelihara dan mudah diingat hanya untuk Al Quran, hadis terbaik (ahsanul hadis) dan paling benar (ashdaqulhadis) yang pernah ada.
Jaminan ini tidak diberikan kepada hadis hadis selain hadis-Nya. Tidak kepada hadis riwayat Markus, Matius….ataupun hadis riwayat Bukhari dkk.

Bersambung

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s