Tak Berkategori

Lahw Al Hadis

image

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan Al Hadis yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
31:6

Apa yang dimaksud dengan lahw al hadis?
Lahw al hadis berarti perkataan yang tidak berguna, tidak bermanfaat atau sia sia.

Ini bisa apa saja. Bisa berarti sinetron, stand up comedy, lagu, artikel dll yang semuanya berisikan sesuatu yang menyebabkan seseorang melupakan, melalaikan atau menyesatkan manusia dari tujuan hidup yang hakiki.

وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ الْأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُبِينًا

dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merubahnya.” Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.
4:119

Tujuan setan cuma satu: menyesatkan manusia. Caranya dengan membangkitkan angan angan. Maksudnya ialah mengembangkan imajinasi, cerita fiksi, sinetron, berita bohong atau puncaknya mengadakan kitab kitab hadis yang dihubungkan dengan nabi.

Bagi manusia yang lemah kesadaran ilahiahnya cukup disajikan program sinetron yang memabukkan sehingga manusia lalai mengingat Allah. Manusia yang tingkat kesadaran ilahiahnya cukup tinggi, metode yang digunakan setan bukan lagi acara seperti sinetron. Manusia jenis ini harus ditangani lebih serius dan meyakinkan. Di sinilah perlunya kitab hadis untuk menyibukkan manusia yang ingin mencari jalan Tuhannya belajar masalah masalah keagamaan yang tidak mendasar.

Sebagai contoh, saya orang yang pernah aktif mengikuti pengajian LDII.
Saya rasa kelompok ini adalah satu satunya kelompok yang giat mengkaji kitab kitab hadis langsung dari sumbernya (kitab asli seperti shahih Bukhari, shahih Muslim, Al Muwatha, Sunan Abu Dawud dll.) secara berkesinambungan, bukan dari kitab kitab terjemahannya.

Tetapi apa yang terjadi? Kelompok ini pro pemerintahan thaghut yang oleh Allah jelas jelas dilarang.
image

Ini membuktikan kalau mempelajari kitab hadis tidak menjamin seseorang menjadi lurus. Dengan metode ini malah setan berhasil menanamkan keyakinan kepada mereka bahwa kelompok mereka kelompok yang benar karena sudah mengikuti Allah (Al Quran) dan mengikuti rasul (Al Hadis).
image

Juga membuktikan bahwa kitab kitab hadis menjadi senjata para ahli Kitab untuk mengalihkan issue issue prinsip agama Allah ke issue issue yang bukan prinsip.

Dengan mengajak ummat Islam mengaji kitab kitab hadis, mereka akan menghabiskan sehagian besar hidup mereka, usia mereka untuk asyik belajar masalah masalah furu (cabang, ranting). Coba lihat daftar isi kitab shahih bukhari di bawah ini:

Kitab Wudhu, Kitab Mandi,
Kitab Haid, Kitab Tayammum, Kitab Shalat,
Kitab Waktu-Waktu Shalat,
Kitab Adzan,Kitab Jumat,
Kitab Sholat Khauf,
Kitab Doa & Ied, Kitab Witir,
Kitab Istisqo, Kitab Gerhana, Kitab Bab-Bab tentang Sujud dan Sunnahnya, Kitab Shalat Qashar, Kitab Tahajud,
Kitab Keutamaan Shalat di Masjid Mekkah dan Madinah,
Kitab Amal-amal dalam Shalat, Kitab Sujud Sahwi,
Kitab Shalat Jenazah,
…….dan masih banyak lagi. Ini baru sebagian yang ada di jilid 1 lho dan kitab shahih Bukhari yang asli ada 5 jilid. (Selengkapnya bisa dicek di sini: http://id.islam.wikia.com/wiki/Sahih_Bukhari/Kitab)
Dan itu baru kitab Sahih Bukhari. Masih banyak lagi kitab hadis riwayat lainnya yang banyaknya kalau ditotal puluhan ribu halaman!

Dengan begitu, setan telah berhasil mengalihkan issue akar, pokok atau inti permasalahan risalah para rasul: hanya mengabdi kepada Allah dan menjauhi pengabdian kepada thaghut. Dengan kata lain, perhatian ummat dialihkan untuk tidak mengkaji masalah dasar atau fondasi bangunan agama, Melainkan diarahkan untuk mempelajari soal soal tiang, atap, pintu dll. Padahal semua itu, sebagus apapun, bila dibangun di atas fondasi yang tidak benar (rapuh) akan roboh.

Jadi inilah yang dimaksud dengan Al Hadis yang tidak berguna (Lahw Al Hadis): mereka menghabiskan waktu untuk membaca kitab kitab al hadis namun semua itu tidak ada artinya karena hadis hadis itu tidak menyebabkan mereka hidup di atas dasar atau fondasi yang kokoh. Mereka, meskipun mengikuti cara salat nabi, cara wudhu nabi dan cara cara nabi lainnya, tetap saja mereka terjebak dalam perangkap (wilayah, kekuasaan, perwalian) setan atau thaghut.

Apa yang mereka pelajari dan mereka amalkan selama hidupnya akan sia sia karena tidak dihitung oleh Allah sebagaimana kata Allah:

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا
الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا
ذَٰلِكَ جَزَاؤُهُمْ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُوا وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَرُسُلِي هُزُوًا

Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya di kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Rabbi mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok olok.”

Mereka, kelompok yang mengaji kitab kitab hadis ini sia sia hidupnya karena semua amalnya ditolak. Masalahnya cuma satu: kafir kepada ayat ayat Allah bahkan memperolok-oloknya.

Ayat ayat yang mereka kafiri seperti:

فَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَجَاهِدْهُمْ بِهِ جِهَادًا كَبِيرًا

Maka janganlah kamu taati orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengannya (Al Quran) dengan jihad yang besar.

Allah menyuruh jangan taat, kelompok ini malah berbuat sebaliknya melawan titah Allah: taat dan mendukung kafir thaghut.
Bahkan jihad terhadap orang kafir dengan Al Quran mereka rubah menjadi jihad bersama orang kafir dengan pancasila terhadap muwahid-mujahid, yaitu dengan menderadikalisasi mereka.

Ayat yang mereka perolok seperti:

وَهُوَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ الْحَمْدُ فِي الْأُولَىٰ وَالْآخِرَةِ ۖ وَلَهُ الْحُكْمُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia. Bagi-Nya segala puji di dunia dan di akhirat dan bagi-Nya segala hukum dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan.

Allah bilang hukum itu milik-Nya. Mereka bilang inikan bukan negara agama (baca: Allah). Kalau nggak mau tunduk kepada hukum negara pergi dari bumi Indonesia ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s