Tak Berkategori

Abu Abdelrahmaan Soufian

image

image

Abu Abdelrahmaan  Soufian (syahid pada bulan September 2013)

Segala puji bagi Allah yang telah memberkati kita dengan Jihad di jalan-Nya.

Adik tercinta Abu Abdelrahmaan (Soufian) dari Den Haag, Insya Allah Syahid di Syam yang diberkati. Dia bangsawan muda berumur 19 tahun punya tempat khusus di hati kita. Dia sangat populer, baik dengan Muhajirin dan Ansar. Dia ini juga langsung mendapat tempat khusus di hati ketika Saudara bertemu dengannya. Saya ingat nasihat emas yang  banyak  ia berikan kepada kami ketika dia  baru saja tiba. Dia mengatakan kepada para saudara, “Mengapa semua saudara semewah ini? mengapa kita harus menggunakan AC di rumah? Mengapa kita tidak hanya tidur di lantai, bukan tempat tidur? Ini bukan karakteristik Mujahid… ”

Sehari sebelum Syahid, Abu Abdelrahman menelepon teman baik nya di Belanda dan mengatakan kepadanya, “Mintalah setiap orang untuk memaafkan saya.” Dia selalu berkata kepada saudara-saudara di sini di Suriah, dia merasa bahwa dia akan segera menemui Syahid. Dia punya firasat di sini bahwa banyak saudara juga memiliki hal yang sama sebelum mereka mendapatkan Syahid.

Abu Abdelrahmaan benar-benar membuat Saudara berpikir tentang sahabat seperti Usamah bin Zaid, yang diangkat oleh Nabi untuk memimpin sekitar tiga ribu orang dalam pertempuran. Ada juga tradisi terkenal di mana Nabi berkata: “Saya didukung oleh pemuda sementara punggung tua menoleh padaku.” Hadits ini tidak memiliki sumber, tetapi ulama sepakat bahwa kontennya benar. Mayoritas yang mendukung Nabi memang dari pemuda. Sementara orang tua, yang terjebak dalam tradisi lama mereka, telah berpaling dari Nabi. Abu Abdelrahmaan seperti pemuda yang berdiri di samping Nabi, dan tanpa upaya dan pengorbanan mereka agama Allah tidak akan sampai kepada kita.

Bukankah lebih baik kita yang muda  mencari surga dan ridha Allah? Dan berani hidup untuk membebaskan negara-negara muslim intuk menjadi independen dan untuk membangun, di mana umat muslimat dapat menikmati martabat sebagai manusia? serta kita menyatukan umat muslimat di negeri mereka, bebas dan mandiri hanya di bawah rezim islami yang melindungi sumber daya dan mengembangkan kita sebagai orang yang baik?
Ini adalah masa depan yang kami perjuangkan.

Semoga banyak yang mengikuti teladan Abu Abdelrahmaan, seorang pemuda yang mengejar aspirasi yang tinggi, dan tidak membiarkan kesenangan dunia mengalihkan perhatian nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s