Profil Mujahid

Deso Dogg

image

Mujahid Suriah Mantan Rapper Jerman Deso Dogg Masih Hidup, Bergabung Dengan ISIS
Sabtu, 20 Jumadil Ula 1435

Shoutussalam – Kabar terkait gugur syahidnya Abu Talhah al Almani, Mujahid Suriah Mantan Rapper terkenal di Jerman ternyata tidaklah benar. Alhamdulillah, pria yang dulu bernama alias Deso Dogg sebelum hijrah ke Islam itu masih hidup sehat hingga sekarang.

Pada sekitar akhir bulan November 2013, banyak media melaporkan bahwa Abu Talhah telah gugur syahid terkena serangan rezim Syiah Nushairiyyah. Pimpinan Ahrar Syam dan Ketua Biro Politik Jabhat al Islamiyyah, Hassan Abboud alis Abu Abdullah al Hamawi melalui akun Twitternya mendo’akannya.

Terkadang aku bertanya pada diriku sendiri, kenapa aku belum juga mati syahid? Saat aku menyaksikan saudara-saudaraku menjadi para syuhada’, aku merasa bahagia sekaligus sedih.

Kenapa demikian? Aku saat itu bahagia karena aku pikir Allah masih mencintaiku dan menginginkanku untuk tetap berjuang membelaNya di bumi ini, namun aku juga merasa sedih  lantaran kerinduanku berjumpa denganNya tertunda. [Abu Talha Al Almaniy, 9 Maret 2014]

Namun gerakan Tauhid Germany, jama’ah aktivis Islam di Jerman tempat Abu Talha beraktivitas berkali-kali membantah kabar tersebut, mengatakan bahwa Abu Talha masih hidup dan semakin membaik keadaannya. Untuk meyakinkan bahwa ia masih hidup, mereka memposting foto-foto lama Abu Talha.

Dan seiring berjalannya waktu, benar adanya bahwa Abu Talha yang bernama asli Dennis Cuspert itu masih hidup sehat, ia terluka dalam sebuah pertempuran, dilarikan menuju rumah sakit, dan berangsur-angsur pulih dan kembali sehat seperti sedia kala. Ia kini bersama Mujahidin Daulah Islam Iraq dan Syam.

Rasa yakin Shoutussalam bahwa Abu Talhah masih hidup saat beberapa bulan terakhir, ia menjadi aktor utama dari beberapa serial video besutan Global Islamic Media Front (GIMF), yang memperlihatkan aktivitas dakwah Abu Talhah al Almani di wilayah Lattakia, Suriah.

Dan  dugaan tersebut menguat setelah Abu Talhah kembali muncul dalam video baru-baru ini, dimana ia menyerukan jihad membela kaum muslimin atas penindasan umat Kristen di Afrika Tengah.

Penelusuran Shoutussalam juga menemukan akun Twitter pribadinya, yang beralamatkan @AbuMamadou masih aktif hingga bulan Maret ini.

Yang menakjubkan diantara beberapa Twitnya yang terakhir, ia mengatakan kecemburuannya pada saudara-saudara Mujahidin yang telah gugur syahid mendahului dirinya.

“Terkadang aku bertanya pada diriku sendiri, kenapa aku belum juga mati syahid? Saat aku menyaksikan saudara-saudaraku menjadi para syuhada’, aku merasa bahagia sekaligus sedih,” kata Abu Talha, tercatat pada tanggal 9 Maret 2014.

“Kenapa demikian? Aku saat itu bahagia karena aku pikir Allah masih mencintaiku dan menginginkanku untuk tetap berjuang membelaNya di bumi ini, namun aku juga merasa sedih  lantaran kerinduanku berjumpa denganNya tertunda,” imbuhnya.

Ia kini berada di barisan Mujahidin Daulah Islam Iraq dan Syam. Saat muncul dukungan dari 20 ulama dan komandan Mujahidin Internasional yang menandatangani kesepakatan untuk mendukung Daulah Islam Iraq dan Syam, Abu Talhah mengekspresikan kegembiraannya melalui akun Twitter miliknya. Allahu Akbar! [arkan]

Posted from WordPress for Android

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s